| Pengertian Imunisasi |
|
|
|
| Ditulis Oleh Administrator | |
| Saturday, 10 November 2007 | |
|
Tuhan menciptakan setiap makhluk hidup dengan kemampuan untuk
mempertahankan diri terhadap ancaman dari luar dirinya. Salah satu ancaman
terhadap manusia adalah penyakit, terutama penyakit infeksi yang dibawa oleh
berbagai macam mikroba seperti virus, bakteri, parasit, jamur. Tubuh
mempunyai cara dan alat untuk mengatasi penyakit sampai batas tertentu.
Beberapa jenis
penyakit seperti pilek, batuk, dan cacar air dapat sembuh sendiri tanpa
pengobatan. Dalam hal ini dikatakan bahwa sistem pertahanan tubuh (sistem imun)
orang tersebut cukup baik untuk mengatasi dan mengalahkan kuman-kuman penyakit
itu. Tetapi bila kuman penyakit itu ganas, sistem pertahanan tubuh (terutama
pada anak-anak atau pada orang dewasa dengan daya tahan tubuh yang lemah) tidak
mampu mencegah kuman itu berkembang biak, sehingga dapat mengakibatkan penyakit
berat yang membawa kepada cacat atau kematian.
Apakah yang dimaksudkan dengan sistem imun?
Kata imun berasal dari bahasa
Latin ‘immunitas’ yang berarti pembebasan (kekebalan) yang diberikan kepada
para senator Romawi selama masa jabatan mereka terhadap kewajiban sebagai
warganegara biasa dan terhadap dakwaan. Dalam sejarah, istilah ini kemudian
berkembang sehingga pengertiannya berubah menjadi perlindungan terhadap
penyakit, dan lebih spesifik lagi, terhadap penyakit menular. Sistem imun
adalah suatu sistem dalam tubuh yang terdiri dari sel-sel serta produk zat-zat
yang dihasilkannya, yang bekerja sama secara kolektif dan terkoordinir untuk
melawan benda asing seperti kuman-kuman penyakit atau racunnya, yang masuk ke
dalam tubuh.
JENIS IMUNISASI Sesuai dengan program pemerintah, anak-anak wajib mendapatkan imunisasi dasar terhadap tujuh macam penyakit yaitu TBC, difteria, tetanus, batuk rejan (pertusis), polio, campak (measles, morbili) dan hepatitis B. Sedangkan imunisasi terhadap penyakit lain seperti gondongan (mumps), campak Jerman (rubella), tifus, radang selaput otak (meningitis) Hib, hepatitis A, cacar air (chicken pox, varicella) dan rabies tidak diwajibkan, tetapi dianjurkan. |
|
| Pemutakhiran Terakhir ( Saturday, 10 November 2007 ) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|


